Forex itu adalah singkatan dari 'Foreign Exchange' dan dalam bahasa kita mungkin lebih tepat disebut pertukaran mata uang asing. Sedangkan trading adalah perdagangan, sehinga istilah Forex Trading bisa disebut 'perdagangan mata uang asing. Perdagangan mata uang asing ini di Indonesia sering terdengar orang menyebutnya sebagai 'perdagangan mata uang asing atau perdagangan valuta asing' atau perdagangan valas.
Bagi orang yang tidak pernah memperhatikan bahwa mata uang asing bisa diperdagangkan mungkin akan bertanya 'kok bisa sih' mata uang asing diperdagangkan? Dan lagian kenapa mesti dagang mata uang? Kan banyak komoditi lain yang sudah umum diperdagangkan di pasar seperti di Indonesia ini?
Benar! Akan tetapi ada sebuah perbedaan mencolok antara perdagangan pada umumnya bila kita bandingkan dengan perdagangan valas. Perubahan harga pada peragangan umumnya relatif lama dan stabile. Sedangkan perubahan harga (untuk valas disebut kurs) pada perdangan valas bisa berubah sangat cepat. Sehingga bisa saja anda membeli pada jam 7 dan menjualnya pada jam 8 dengan harga yang sudah jauh lebih tinggi. Karena fluktuasi inilah maka banyak orang yang tertarik untuk mencoba investasi dibidang ini karena kemungkinan menjadi cepat kaya terbayang begitu mudah.
Akan tetapi untuk berdagang valuta asing diperlukan ilmu tersendiri yaitu ilmu analisa pasar. Sehingga untuk membeli suatu mata uang atau menjualnya terlebih dahulu harus didahului dengan analisa. Misalnya anda membeli dolar Amerika sekarang, tentu saja anda punya alasan dan meyakini bahwa dalam beberpa jam mendatang, atau beberapa hari mendatang atau beberapa minggu bahkan bulan, bahwa dolar Amerika ini akan menguat. Tanpa keyakinan tersebut anda tidak mungkin membelinya kecuali bila anda seorang penjudi.
Analisa ini ada dua macam yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal. Untuk lengkapnya anda bisa membaca masing-masing pada dua buah link di bawah ini.
1. Analisa Fundamental
2. Analisa Teknikal
Setelah anda membaca kedua analisa tersebut di atas, sekarang kita bisa melihat bagaimana cara membeli dan menjual sesuai dengan hasil analisa tersebut. Dalam hal ini kita akan fokus pada analisa teknikal karena kita perlu melihat grafik pergerakan harga. Sedangkan untuk analisa fundamental tidak diperlukan pertimbangan grafik pergerakan harga. Karena bila keputusan diambil berdasarkan analisa fundamental maka tidak perduli seperti apa grafik pada saat itu dan bila sudah diputuskan untuk membeli dan menjual ya dilakukan saat itu juga.
Untuk keputusan yang diambil berdasarkan analisa teknikal diperlukan timing yaitu ada proses menunggu saat yang tepat. Mari kita lihat grafik di bawah ini, klik gambar untuk melihat ukuran sebenarnya.
Dari gambar di atas ini kita bisa melihat:
1. Harga bergerak turun
2. Ada sebuah indicator teknikal berwarna magenta dan terlihat turun. Itu adalah Moving Average 50.
3. Pada window bagian bawah ada grafik balok warna hijau dan warna pink. Itu adalah Awesome Oscillator.
Bila trend turun seperti diatas maka aksi kita adalah aksi jual. Akan tetapi kapan saat yang tepat untuk mengambil posisi jual tersebut?
1. Pertama pastikan arah Moving Average 50.
2. Bila berdasarkan Moving Average 50 trend adalah turun, sekarang lihatlah Awesome.
Awesome itu memiliki level 0 (nol) yaitu garis pemisah antara grafik bagian bawah dengan grafik bagian atas. Nah bila tren turun berdasaran Moving Average 50 maka sekarang kita cari posisi Awesome yang berada diatas dan tunggu kapan dia berubah warna dari hijau menjadi merah! Itu yang harus kita jagongi! Ambillah posisi sell pada saat pertama kali perubahan warna tersebut.
Ingat!
Untuk Sell (jual)
1. Moving Average 50 turun
2. Awesome di atas 0 (nol) dan berubah warna dari hijau menjadi merah.
Untuk Buy (beli)
1. Moving Average 50 naik
2. Awesome di bawah 0 (nol) dan berubah warna dari merah menjadi hijau.
Nah anda sudah paham? Mau mencoba tetapi tidak punya modal? Daftar saja di marketiva dapat modal gratis $5! lumayan buat belajar.
